5/14/2010

Kutilang dan kasus tabarak lari




Pagi-pagi, saat di kamar mandi, si Kutilang menunjukkan memar di pahanya.


KUTILANG: "Kemarin telat ngerem sepedah, trus nabrak tanaman depan rumah Annika. Nggak sakit sih, cuman tanamannya rusak.

FUNKYMAMI: "Mama Annika tahu nggak?"

KUTILANG : "Ya, nggak lagi! Aku cepet-cepet angkat sepedah trus pergi. Mami, bayangin kalau dia tahu ya? Pasti sewot. Dia kan cinta sama tanaman. Tiap hari kerjanya gunting-gunting tanaman terus. Nggak kayak mami...plant killer (=pembunuh tanaman)."
Kutilang masih ketawa-ketawa. Kali dia merasa lucu berhasil mengulang julukan si mami, plant killer. Julukan ini ciptaan si Papi. Dia suka ketawa kalau mami pulang belanja bawa tanaman. Dia suka bilang: 'Wah, si mami bawa korban berikutnya'.

KUTILANG (masih senyum-senyum): "Kok mami diam? Marah ya disebut plant killer?"

FUNKYMAMI: "Nggak, cuman bayangin gimana sedihnya mami si Annika, lihat tanaman yang di sayang-sayang rusak. Dia pasti bertanya-tanya, siapa ya yang tega-tega ngrusak barang kesayanganya."

Kutilang berhenti senyum-senyum. Dia tampak merasa bersalah.

KUTILANG: "Aku kan nggak ngrusak. Orang jatuhnya nggak sengaja kok!"

FUNKYMAMI: "Emang dia tahu kalau kamu nggak sengaja? Kan dia nggak lihat kamu jatuh dari sepedah. Ingat nggak waktu kandang si Fluffy rusak. Kamu marah sama si Nikola soalnya kamu pikir dia sengaja merusak?"

KUTILANG: "Iya, masih ingat. Dia nggak ngrusak, tapi jatuh, trus pipinya berdarah kena kayu."

FUNKYMAMI: "Kamu kasihan nggak sama dia waktu itu?"

KUTILANG: "Iya."

FUNKYMAMI: "Kamu marah nggak waktu itu?"

KUTILANG: "Cuma awalnya. Trus nggak marah lagi."

FUNKYMAMI: "Kenapa kamu kok nggak marah lagi?"

KUTILANG: "Soalnya dia ngaku dan minta ma'af..."

FunkyMami nggak nanya-nanya lagi.

Waktu mau berangkat sekolah, Kutilang bilang: "Mami, aku mau jemput Annika dulu. Menurut mami, lebih baik aku ngaku sama mamanya Annika ya?"

FUNKYMAMI: "Mami nggak tahu lebih baik apa nggak. Ada kemungkinan dia marah sama kamu, soalnya tanaman kesayangannya rusak. Tapi dia berhak tahu siapa yang bikin rusak. Dan mami yakin, kalau dia tahu kamu nggak sengaja dia pasti nggak marah.”

KUTILANG: "Kalau dia nggak mau mema’afkan?”

FUNKYMAMI: "Setelah kamu ngaku dan minta ma'af? Hem, nanti ganti mami yang naik sepedah trus mami tabrak semua tanamannya, trus mami kasih dia uang buat beli tanaman baru sama nyewa tukang kebun. Kalau ada orang yang tega sama anak yang baik hati dan sudah berani minta ma’af, maka mami lah musunya. Kamu tenang aja. Yang penting kamu minta ma’af dulu. Kalau dia macem-macem, lapor sama mami.”

Kutilang ketawa, nyium si mami terus berangkat sekolah. Biasanya dia belok kiri, kali ini belok kanan buat mampir ke rumah Annika.

No comments:

Post a Comment